SMK Negeri 1 Sragi Sukses Gelar Sertifikasi MikroTik MTCNA, Pacu Kompetensi Jaringan Siswa

 Sebanyak 108 siswa jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) SMK Negeri 1 Sragi, Kab. Pekalongan berhasil mengikuti ujian sertifikasi internasional MikroTik Certified Network Associate (MTCNA), pada tanggal 13, 19 dan 21 Februari 2024. Kegiatan ini merupakan puncak dari program MikroTik Academy yang telah dijalankan sekolah selama satu semester, sebagai upaya konkret menghadirkan kurikulum industri di dunia pendidikan vokasi.

 Program MikroTik Academy merupakan kerja sama antara SMK Negeri 1 Sragi dengan MikroTik, perusahaan perangkat keras dan perangkat lunak jaringan ternama asal Latvia. Melalui program ini, para siswa mendapatkan pelatihan intensif mengenai konfigurasi, manajemen, dan pemecahan masalah pada perangkat router MikroTik, yang banyak digunakan di dunia industri, baik oleh ISP (Internet Service Provider), perusahaan, maupun perkantoran.

 “Ini adalah komitmen kami untuk membekali siswa dengan keterampilan yang relevan dan sertifikasi yang diakui global. Dengan MTCNA, nilai jual lulusan kami di dunia kerja atau dunia wirausaha di bidang jaringan akan jauh lebih tinggi,” ujar Bapak Agus Ma’sum, S. Ag, M. Si., Kepala SMK Negeri 1 Sragi, dalam sambutannya.

 Pelatihan dipandu langsung oleh instruktur bersertifikat MikroTik yang juga guru produktif TKJ di sekolah tersebut, Bapak Rahmat Sudarmo, S. Kom. Selama pelatihan, siswa tidak hanya belajar teori, tetapi banyak melakukan praktik langsung di lab jaringan khusus yang telah dilengkapi dengan perangkat RouterBoard MikroTik.

 “Materinya sangat aplikatif, mulai dari dasar routing dan bridging, firewall, bandwidth management, hingga konfigurasi hotspot. Kami diajak langsung menghadapi skenario nyata yang mungkin terjadi di lapangan,” tutur Wulandari, salah satu peserta kelas XII TKJ yang antusias.

 Ujian sertifikasi berlangsung secara online dengan pengawasan ketat (proctored exam). Siswa harus menjawab soal-soal teori untuk membuktikan kompetensinya. Bagi yang lulus, mereka akan mendapatkan sertifikat MTCNA yang berlaku internasional dan diakui oleh industri telekomunikasi dan TI di seluruh dunia.

 “Sertifikasi ini adalah langkah awal yang sangat bagus. Ini membuka jalan bagi mereka untuk mengambil level sertifikasi yang lebih tinggi, seperti MTCRE (Routing Engineer) atau MTCTCE (Wireless Engineer), dan tentunya peluang karir yang lebih luas,” jelas Rahmat Sudarmo.

 Dengan diraihnya sertifikasi ini, diharapkan para siswa SMK Negeri 1 Sragi tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja sendiri, seperti membuka jasa instalasi dan maintenance jaringan untuk usaha kecil dan menengah. Program MikroTik Academy dan sertifikasi MTCNA menjadi bukti bahwa SMK benar-benar bisa mencetak lulusan yang kompeten dan bersaing di era digital.

.

Bagikan